Nubuat 41

Bangkit Berdirilah Wahai Mempelai PerempuanKu Yang Sesungguhnya!



Ketika Nubuat 41 dikatakan dan dituliskan pada 17 September 2000, aku mendapati 3 orang polisi mengelilingi rumahku dan sebuah mobil putih tak bertanda telah berhenti di depan rumahku. Aku telah mengenali sang kepala polisi sedang mengetuk pintuku. Putraku telah melihat seorang lainnya di belakang dan seorang lagi di samping rumah. Pria itu berkata ia telah datang oleh karena empat panggilan 911 berasal dari alamat itu. Aku telah memberitahukannya bahwa aku merasa aneh, sebab tidak seorang pun ada di sini selain putraku dan pada saat itu aku sedang berbicara kepada seorang teman di telepon. Hal ini sebenarnya terjadi beberapa menit setelah aku memutuskan pembicaraan telepon setelah membacakan nubuat dari "Jangan Menjadi Bagian dari Mempelai Perempuan Palsu" (Nubuat 40). Tolong berdoa untuk perlindungan bagiku.

Rasul Elisabeth (Elisheva) Elijah.

* * * * * * *

Mempelai PerempuanKu tidak bisa masuk tanpa wangi-wangian dari pengurapanKu. Kalian tidak bisa menunggak keharuman dari pengurapanKu. Kalian harus mencari pengurapan yang lebih tinggi ini. Biarlah ini diketahui bahwa tidak seorang laki-laki maupun perempuan manapun yang bisa memberikan kalian pengurapan ini, hanya Roh KudusKu Yang Lemah Lembut (*1) yang bisa menyucikan kalian dengan parfum harum dari pengurapanKu yang telah disimpan bagi mempelai perempuanKu. Bersiap-siaplah untuk pulang ke rumah dan basahi dirimu sendiri dalam kuasa dalam pengurapan Roh Kudus. Kenakan gaun pengantin kalian. Itu adalah jubah kebenaranKu. Aku (*1) telah mengenakan sebuah mahkota duri, kalian akan mengenakan sebagai perhiasan kepala sebuah mahkota kemuliaanKu yang ditempatkan ke atas kepalamu.

Seperti Ester (*2) telah mempersiapkan dirinya sendiri bagi sang raja, kalian sedang mempersiapkan diri kalian sendiri bagi RAJA DI ATAS SEGALA RAJA, TUAN DI ATAS SEGALA TUAN, TUHAN ELOHIM MAHA KUASA KALIAN, YAHUSHUA ADALAH NAMAKU, DAN AKULAH MEMPELAI LAKI-LAKIMU YANG SEGERA DATANG (*1)!

Sebagaimana sebuah pengumuman pernikahan sedang dikirimkan keluar, dan undangan-undangan sedang dikirim, demikian pula Aku mengirimkan pengumumanKu melalui Gabriel yang meniupkan sangkakala, dan hanya mereka yang adalah mempelai perempuanKu yang akan mendengar pengumuman bagi mempelai perempuanKu. Nantinya akan sudah terlambat untuk berpikir untuk bersiap-siap, maka bersiap-siaplah untuk pengumuman yang akan datang itu, entah kalian akan melakukannya sendiri atau melalui para rasulKu dan para nabiKu. Perhatikan peringatanKu! Berikan perhatian kepada peringatan yang mengatakan AKU AKAN DATANG. Itu adalah sebuah pelarian (*3), karena hanya sang Mempelai Pria yang mengetahuinya dengan pasti. Maka sekarang, pergilah ke muka, jangan malu dan berikan undangan itu. Mereka tidak heran akan betapa banyak yang akan menolaknya. Akan tetapi jangan berduka sebab mereka memang tidak cocok maupun berhasil melewati pertanyaan ataupun ujian kesetiaan ataupun ujian kasih ataupun ujian pengorbanan, maupun ujian ketaatan. Maka dari itu, mereka tidak layak untuk disebut sebagai Mempelai PerempuanKu. Di sana akan ada orang-orang yang akan menerima undangan itu namun kemudian merobeknya, akan ada orang-orang yang akan menerima undangan itu dan menaruhnya ke rak untuk waktu yang lama dan tidak pernah menggunakannya. Tidak satupun dari mereka yang Aku sebut sebagai MilikKu.

Mempelai PerempuanKu telah begitu gelisah menantikan Aku dan Aku akan datang untuk meminta Mempelai PerempuanKu. Aku tidak pernah memandang ras ataupun agama. Tidaklah peduli apa ras kalian ataupun agama kalian, Aku mencari sebuah hubungan denganKu dan Aku mencari satu hal, yakni warna merah yang adalah darahKu yang telah Kucurahkan di Kalvari (*1). Jadi Aku katakan sekali lagi bahwa rumahKu di Surga sebentar lagi akan menjadi rumahmu. Kamu sekalian akan diangkat untuk menjumpai Aku di udara untuk ditarik ke sisiKu sementara kalian masih hidup. Biarkan saja mereka mengolok-olok dan menertawakan, tapi Aku sedang berdiri di pintu dan Aku akan mengetuk. Semua yang orang-orang harus lakukan adalah membuka pintu hati mereka dan bertobat dan mengundang Aku masuk, dan Aku adalah setia dan Aku akan mengampuni mereka dari semua dosa-dosa mereka.

Tanyailah mereka, mengapa mereka ingin disiksa di Neraka ataupun dihanguskan dalam lautan api menyala-nyala itu? Itu mulanya tidak diciptakan untuk mereka. Itu tadinya diciptakan bagi mereka yang jahat. Aku telah membayar harganya di Kalvari dan untuk merampas semua umat manusia dari cengkeraman Setan supaya mereka dimerdekakan. Akan tetapi Aku adalah seorang gentleman (pria sejati; pria baik-baik). Aku tidak akan membongkar/mendobrak pintu itu, Aku hanya mengetuk dan menunggu untuk diundang masuk. Jadi sekali lagi, beritahukanlah mereka bahwa Tuhan YAHUSHUA (*1) yang orang-orang lainnya memanggilKu Tuhan Yesus Kristus (Lord Jesus Christ) akan datang kembali. Beritahukan Mempelai PerempuanKu, Aku akan datang kembali untuk membawanya pulang ke rumah. Bersiap-sedialah untuk pulang ke rumah sebab rumahKu adalah rumah kalian. Bersiaplah pulang ke rumah, sebab AKU datang untuk membawa mempelai perempuanKu pulang! Segera kalian akan mendengar terompet Gabriel, dan kalian akan diangkat untuk berada di sampingKu ketika Aku memanggil kalian keluar sebagai mempelai perempuanKu. Kalian akan mendengar perkataan "Naiklah ke mari!" seperti suara dari sang penghulu malaikat ketika ia meniupkan tanduk sangkakala itu. Bersiap-siaplah untuk pulang sebab Aku akan datang bagi mempelai perempuanKu! Seorang akan dibawa pergi dan yang lain akan ditinggalkan.

* * * * * * *

Ditulis pada 17 September 2000, 6:15 pm.
Demikanlah ini dikatakan, demikianlah ini dituliskan. Telah diberikan kepada pelayan perempuan ini Rasul Elisabeth (Elisheva) Elijah.

www.amightywind.com
www.almightywind.com

Alamat Surat:
Elisabeth Sherrie Elijah
4209 Lakeland Drive, #375
Flowood, Mississippi 39232

Alamat Email:
Contact Us
Contact Us

 
Catatan Penerjemah (Translator's Note):

(*1) Informasi Nama:


(*2) Ester:
Pada masa raja Ahasyweros memerintah, Ester, seorang perawan Yahudi tanpa cacat cela, telah diangkat oleh sang raja menjadi ratu menggantikan ratu Wasti, yang telah dibuang sang raja karena telah menghina raja di muka umum. Sejarah lengkapnya dapat dibaca pada kitab Ester.


(*3) Pelarian (Elopement):
adalah kondisi ketika sang mempelai perempuan dilarikan oleh mempelai prianya untuk dinikahinya.